Kandungan ASI Berubah Mengikuti Kebutuhan Bayi – Penampakan ASI perah saat Ibu Sehat vs Saat Ibu Sedang Sakit , Kasusnya : Positif COVID-19 

Bogor, 15 Sept 2025, diambil dari Laman Facebook ku 18 Jan 2021

Tidak berlebihan kiranya menyebut ASI sebagai “Cairan Emas” serta “Cairan Hidup” yg Allah Ta’ala karuniakan kepada bayi-anak. Dulu -puluhan tahun lalu- penelitian & kampanye ASI belum sebanyak saat ini dan kalah dengan gencarnya iklan susu formula. Semakin saya mempelajari ilmu laktasi, semakin saya bertekad untuk mengEdukasi & membantu sebanyak2nya Ibu agar dapat menyusui &/ memberikan ASI .

Secara umum penelitian mengenai kandungan ASI saat Ibu sedang sakit berubah sudah lama dilakukan, di mana ASI akan mengandung antibodi spesifik terkait penyakit yg Ibu derita saat tsb.

Bagaimana dengan Ibu yg menderita COVID-19? Jawabannya pun sama bahwa organisasi kesehatan dunia (WHO) maupun organisasi pendukung ASI internasional seperti La Leche League (LLL) anjuran nya sama yaitu tetap lanjutkan menyusui & / memberikan ASI perah saat Ibu tidak memungkinkan menyusui langsung.

Penelitian mengenai resiko tranmisi penularan vertikal melalui ASI dari Ibu penderita COVID-19 masih terus berjalan & menimbang jauh lebih besarnya manfaatnya menyusui & / memberikan ASI kepada bayi-anak maka anjuran nya tetap menyusui &/ memberikan ASI kepada bayi.

Prokes ketat tentu tetap dijalankan saat Ibu menyusui &/ memerah ASI. ASI yg diperah anjuran nya langsung dibekukan & dijaga kebersihan wadah – proses penyimpanan dll nya.

Bagaimana dengan Ibu yg sangat sakit berat & tidak sanggup memerah apalagi menyusui? Opsi Donor ASI dengan protokol yg ketat bisa jadi pilihan (saat ini bisa bertanya prosedur Donor ASI dari segi medis ke RSCM & jangan lupa untuk yg beragama Islam mempelajari hukum donor ASI terutama akad & pencatatan dengan Ibu pendonor).

Selalu diskusikan dengan tim nakes yg menangani Ibu.

Pada beberapa kondisi saja Ibu tidak dibolehkan menyusui / memberikan ASI misalnya saat sedang menjalani kemoterapi, mengkonsumsi obat2an antidepressants / obat2an yg berbahaya bagi bayi & beberapa kondisi lainnya.

Jadi, mari terus dukung Ibu & Calon Ibu untuk menyusui &/ memberikan ASI di masa Pandemi COVID-19 ini.

Sumber :

https://www.who.int/…/detail/breastfeeding-and-covid-19….
https://www.llli.org/breastfeeding-childbirth-and-covid-19

Credit image : @bfmamatalk

F.B. Monika

Konselor Menyusui

La Leche League (LLL) Leader

Penulis “Buku Pintar ASI & Menyusui”

Share :

19 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kekuatan Pelukan

Kekuatan Pelukan

Bogor, 14 Oktober 2025 diambil dari Laman Facebookku 27 November 2019 Kemarin saat bedrest sempat…

BAHAYA MP-ASI DINI (MP-ASI = Makanan Pendamping ASI) Bogor, 14 Oktober 2025 , diambil dari…

Trending