15 Ibu Hebat Indonesia versi The Asian Parents

Bogor, 23 Juli 2025

Pada suatu saat aku dihubungi media online The Asian Parents yang menginformasikan kalau aku terpilih sebagai salah satu dari 15 Ibu Hebat 2015.

Aku baca 14 Ibu-Ibu yang terpilih lainnya yang diantaranya teman-temanku berjuang di bidangnya masing-masing, dan aku malu kok aku ikut terpilih.

Aku ingin membagikan sebagian profil Ibu-Ibu hebat di antara 15 Ibu Hebat 2015 versi The Asian Parents.

Berikut ini kutipan artikel The Asian Parents yang lengkapnya bisa diakses di :

Liputan Khusus Hari Ibu 2015; 15 Ibu Hebat Pilihan Kami

22 Dec, 2015

Ibuku adalah ibu terhebat, mungkin itulah yang Anda katakan. Namun 15 ibu berikut bukan hanya ibu yang hebat untuk keluarganya, tetapi juga untuk komunitas sekitarnya. Mari simak liputan khusus Hari Ibu 2015 dari theAsianparent.com

Semua ibu hebat

Semua ibu itu hebat, terutama bagi keluarganya. Namun 15 ibu hebat berikut ini memiliki kepedulian luar biasa untuk membantu komunitas ibu-ibu lainnya. Siapa saja mereka? Simak saja liputan khusus Hari Ibu 2015 berikut.

NB : Aku share dulu yang The Asian Parents tulis tentangku yaa

Fatimah Berliana Monika

Monik, begitu sapaan ibu yang luar biasa ini. Kesulitan menyusui yang pernah ia alami adalah motivasi utamanya untuk membantu ibu-ibu menyusui lainnya.

Monik berhasil lulus akreditasi untuk menjadi seorang Leader La Leche League (LLL) International tahun 2013, yaitu organisasi internasional non profit non sektarian terbesar di dunia pendukung ASI-menyusui , yang saat ini tersebar di 70 negara.

Monik memimpin LLL Group of Rochester South, NY, US hingga bulan Juni 2014, dan ia adalah orang Indonesia pertama yang membuka Grup La Leche League Indonesia.

Saat ini ia aktif menjadi narasumber tetap di Kelas Persiapan Kelahiran & Menyusui, memberikan konseling menyusui gratis untuk Ibu menyusui semua kalangan, menjadi pembicara di berbagai seminar atau kelas edukasi di berbagai komunitas, membina bidan dan Posyandu di sekitar tempat tinggalnya.

Ia menulis buku Buku Pintar ASI & Menyusui dan juga membantu Grup GESAMUN (Gerakan Sadar Imunisasi), Milis Sehat YOP (Yayasan Orang Tua Peduli), Grup Super Premature, dan Grup Rumah Ramah Rubella.

Ibu yang luar biasa ini adalah founder Komunitas Jojo & Friends Big Heart.

Jojo adalah nama putra bungsunya yang berpulang setahun silam karena hepatoblastoma (kanker hati).

Kini setiap tanggal 25, yaitu tanggal kelahiran dan tanggal Jojo dimakamkan, Anastasia bersama komunitasnya melakukan kunjungan sosial rutin ke rumah sakit, panti asuhan ataupun rumah singgah kanker bersama. Dengan dukungan para donatur ia memberikan bantuan dan penghiburan kepada anak-anak yang sedang berjuang melawan sakitnya.

Ia juga pernah membantu ibu yang berjualan kerupuk demi mengumpulkan dana pengobatan anaknya yang sakit hydrocephalus.

Selain itu ia aktif di Alumni SMA Regina Pacis Jakarta untuk membantu guru-guru dan karyawan yang sakit.

Kepedulian Anastasia terhadap sesama sangatlah luar biasa. Ia membantu apapun yang bisa ia lakukan. Tak heran cukup banyak yang mengajukan Anastasia sebagai salah satu Ibu Hebat di tahun 2015 ini.

Ibu dari 2 orang anak yang akrab disapa Yana ini pernah merasakan kehilangan buah hati hingga mengalami depresi paska melahirkan.

Sejak itulah ia ingin memberikan dukungan sosial kepada ibu dan keluarga yang mengalami gangguan mood saat hamil atau setelah hamil.

Contohnya seperti depresi saat hamil (AntePartum Depression), depresi pasca melahirkan (Postpartum Depression), gangguan kecemasan saat hamil dan pasca melahirkan , PP OCD (Postpartum Obsessive Compulsive Disorder), PTSD (Post Traumatic Stress Disorder) , Panic Disorder serta Postpartum Psikosis.

Yana juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat, pencegahan serta perawatan yang berhubungan dengan kesehatan mental selama proses kehamilan dan pasca melahirkan. Tujuannya adalah agar ibu dapat berbahagia dengan perannya dan dapat membesarkan anak secara optimal.

Ibu hebat ini merupakan survivor kanker yang tangguh dan gigih berjuang.

Sebagai seorang penulis, rasa sakit yang dialaminya tak membuatnya berhenti menulis dan berbagi pengalaman, sehingga ia dinobatkan sebagai Perempuan Terinspiratif IIDN 2014 dan Finalis Kartini Next Generation 2015 Kementrian Informatika dan Komunikasi Indonesia.

“Sebagai seorang survivor kanker tiroid stadium lanjut, saya telah berjuang dan melakukan berbagai pengobatan tanpa lelah.  Saya sadar, semua yang saya lakukan untuk menaklukan kanker, tergantung dari semangat, ikhtiar usaha serta doa :)” begitu ungkapnya.

“Caring is curing,” begitu kalimat inspirasi dari bunda yang akrab dipanggil Orin ini.

Budi Sulistiorini adalah seorang penulis, penggagas dan pendiri grup Preschool On Line, motivator untuk membuat buku untuk anak-anak, serta aktif berbagi ilmu dan pengalaman kepada bunda-bunda lainnya dengan menjadi admin grup Tambah ASI Tambah Cinta, grup Ibu Bahagia: Peduli Baby Blues dan PPD.

Ibu dari 4 orang anak yang biasa akrab dipanggil Orin ini ingin membentuk grup belajar bersama seputar pengasuhan dan pendidikan (formal maupun non formal) untuk anak pra sekolah, yang bertujuan membangun minat menulis sejak dini.

Nah teman-teman… Mereka semua sudah dan masih menjalani perjuangan hidup yang luar biasa tapi tetap berusaha berbagi dan bermanfaat bagi sesama. Salute !!!

Share :

20 Responses

  1. Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kekuatan Pelukan

Kekuatan Pelukan

Bogor, 14 Oktober 2025 diambil dari Laman Facebookku 27 November 2019 Kemarin saat bedrest sempat…

BAHAYA MP-ASI DINI (MP-ASI = Makanan Pendamping ASI) Bogor, 14 Oktober 2025 , diambil dari…

Trending