Bogor, 18 September 2025, diambil dari Laman Facebook ku 18 Feb 2021
Kalau aku ditanya : ” Hal apa yg membuatmu Bahagia akhir2 ini?”. Karena mungkin hal yg sulit didapat – yaitu merasa Bahagia – saat seorang penderita penyakit kronis sedang berada di titik / kondisi terendah nya. Kalaulah iseng mau tau kehidupan penderita penyakit Autoimun berat dengan komplikasi , intip2 grup2 Komunitas terkait di Indonesia maupun luar negeri. Tidak punya hati jika scroll postingan nya dan merasa biasa saja.
Aku sering randomly chat / nerima chat dengan teman2 sesama penyintas dan bukan hal aneh bila ternyata sedang sama2 opname. Temanku dengan nada biasa saja pernah cerita, chat dibalas artinya teman kita itu masih hidup , minimal tidak sedang kritis di ICU. Dan chat lama tidak dibalas2 itu bisa jadi sudah meninggal.
Kembali ke pertanyaan ” Hal apa yg membuatku Bahagia akhir2 ini?”
Jawabku cepat : “Membuat kopi untuk suamiku”
Hal yg kesannya sederhana begitu tapi bagi aku luar biasa. Kenapa? Karena 7 hari terakhir hidupku itu aku disable sebagai istri & ibu. Bergelut dengan pendarahan – UGD – Opname – Transfusi – Penggumpalan darah & komplikasi nya.
Aku tidak tau waktu , hanya tetesan cairan infus atau tetesan darah yg kutatap lemah karena begitu melambat perlu segera lapor suster supaya diputuskan dicabut saja & ditusuk cari jalur lagi / tidak. Kedua lenganku hingga siku saat ini masih penuh lebam & nyeri bengkak bekas tusukan berbagai ukuran jarum infus & jarum suntik berulang karena dalam sehari aku di tes darah 3x , belum lagi injeksi obat di awal infus belum terpasang.
Di hari ke5 aku sangat kesakitan hingga hematolog ku tidak ada pilihan lain mulai coba dosis terendah pengencer darah dengan memantau ketat apakah membuat pendarahan ulang. Dosis terendah dari pengalaman ku sangat lambat bekerjanya jadi malamnya aku tertidur dengan tidak berharap apa2.
Bagiku suatu keajaiban yg membuatku tak henti2 bersyukur pada Allah Ta’ala bahwa aku bisa membuka mataku di hari ke 6 pk 4 dini hari itu tanpa sakit kepala yg menganggu. Lalu aku coba gerak & meregangkan tangan n kakiku yg biasanya spasme karena semalaman menahan sakit & kram. MasyaaAllah lancar kugerakkan. Lalu kucoba turun dari bed dan bisa berjalan tanpa sempoyongan. Pk 4.30 suamiku telfon bertanya bagaimana kondisiku dan ikut lega.
Pk 7.30 suamiku seperti biasa sampai RS setelah memastikan kedua putraku – yg berdua saja di rumah selama suamiku menungguiku di RS dari pagi hingga malam – sudah beres morning routine dll nya. Begitu suamiku masuk kamar RS langsung aku loncat memeluk suamiku dan aku demo kan bahwa aku bisa jalan, berputar dan tertawa.
Lalu suamiku lanjut bekerja di meja dalam kamar dan aku berpikir dengan tenaga segini apa yg bisa kulakukan. Kulihat di kamar ada water heater lalu di meja ada kopi sachet dan perlengkapan nya. Kutuang air mineral dan kupanaskan air hingga mendidih. Setelah selesai kuseduh kubawa dan kubilang ke suamiku dengan mata berbinar2 seperti anak kecil yg dikasih lolipop. : “Ini kopi untuk Ayah”. Ya karena aku bahagiaa sekali ada lah yg bisa kulakukan walau hal kecil. Kulakukan dengan sungguh2 & penuh cinta.
Cobaan dalam keluarga kecil kami ini memang merubah banyak hal di mana berbagai hal teknis menyesuaikan dengan kondisi ku atau dalam banyak hal suami & kedua putraku mengalah untukku. Seperti memasak yg aku sudah hentikan sejak 6 thn lalu. Aku suka kesal kalau ada yg bercanda aku tidak masak karena tidak bisa masak (FYI I used to cook variety delicious foods & baked many types of cakes, cookies, dessert). Terakhir aku paksa coba masak daging kurban 3 tahun lalu hasilnya seminggu aku nge drop & tidak bisa mengangkat tangan. Jadilah yg masak daging kurban tahun2 berikutnya suami & anak2 ku.
Semoga makin terbayang kenapa aku bahagia sekali rasanya bisa menghidangkan kopi untuk suamiku ya
Semoga teman2 semua yg membaca cerita ini bisa menemukan kebahagiaan2 kecil seperti ini tiap harinya, tentu tanpa perlu sakit sepertiku
NB : Hari ke7 akhirnya aku bisa keluar RS tentu dengan segambreng wanti2 dari hematolog ku dan segambreng jadwal tes darah & konsultasi berikutnya.
Jazaakumullahu khair Terimakasih banyak kepada pihak RS, tim nakes & semua tim supportingnya seperti tim gizi – Catering RS, CS, Security dan teruntuk keluarga serta teman2 semua yg mendoakan & memberikan semangat hingga kirim pesan di semua jalur medsos yg ku pakai. Feel bad karena ingin membalas apa daya melihat banyaknya pesan hingga ratusan berderet tak sanggup.
With Love
F.B. Monika
Note : Tulisan ini di like oleh 910 pembaca, 263 komentar & 28 x dibagikan
Beberapa komentar yang masuk :
- Jazakillah my dear mba Monik. Dengan segala keterbatasan karena sakit pun, mba tetep inspiratif menuliskan apa yang mba mampu. Mba Monik sangat cerdas dan saya meyakini tulisan ini insyaallah berpotensi menjadi amal jariyah karena kadang kita lalai bersyukur, lalai menyadari bahwa ada hal-hal kecil yang jika dilakukan dengan niat berbakti pada suami sungguh bernilai di sisi Allah. Barokallahufiik dan tetap semangat ya. Peluk
- MasyaAllah tulisan mengandung bawang bombay gede bgt.. Lg neneni terharu kurg bersyukur sy selama ini.. Makasih yaa mbak monik.. La ba’sa thohurun InsyaAllah Aamiin.. Tetap semangat menabur kebaikan dr tulisan mbak.. Love you.
- Ya allah, malah pengen mewek akunya, mba.. Berasa kurang bersyukurnya aku ini. Semangat selalu..
- Setiap liat story Mba Monik saya pencet emot care. Hal kecil yang bisa saya lakukan dari jauh sambil berdoa dalam hati.
- Semoga Allah kuatkan mb monik dan keluarga ya mb
semoga Allah ringankan, dan segera sembuhkan sakitnya. Semoga Allah sll ridha dan sll memberkahi mb monik
Semangat yaa mb..terima kasih sdh berbagi kisah untuk kami yg sehat ini agar lebih bs bersyukur lagii dan terus bersyukur
- Yaa Alloh… Mbak Fatimah Berliana Monika Purba, Alloh begitu sayang sama Mba, diberi ujian yang berat menurut kita tapi ternyata Alloh beri kemampuan buat mba Monik untuk menjalaninya. Ishbiri mba sayang…. InsyaaAlloh, smoga kelak mba Monik akan menemui Alloh dalam keadaan putih bersih dari dosa-dosa. Smoga Alloh senantiasa mberi kesehatan untuk beribadah dan memberi manfaat, waktu yang berberkah dan kesabaran yang indah. Baarokallohu fiikum, #bighug mba..,
- syafakillah..
teriring doa semoga teh monik semakin fit, semoga sekeluarga selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dr Allah SWT
kirim peluk, sayang dan semangat serta doa untuk teteh.. semoga kebahagiaan kebahagiaan baik kecil maupun besar selalu datang menghampiri teteh
- MasyaAllah tabarakallah…. terima kasih banyak mbak Fatimah Berliana Monika Purba, sudi berbagi cerita inspiratif meskipun dengan kondisi yg begitu berat.
Mbak betul2 perempuan kuat dan hebat. Malu rasanya saya yg diberikan fisik sehat ini masih jauh bersyukurnya dari mbak.
Semoga kisah2 bermakna yg mbak tuliskan ini menjadi amal jariyah mbak yg ga habis pahalanya.
Nasehat2 baik tentang kehidupan berangkat dari pengalaman hidup mbak yg luar biasa, yg kita tidak pernah tahu berapa banyak hati yg tergugah karenanya. Yg ternyata mampu menyadarkan dan merubah seseorang menjadi lebih baik.
Alhamdulillah bisa mengenal mbak, meski di dunia maya saja…
Semoga Allah senantiasa mengaruniakan kesehatan buat mbak
sekeluarga.
Keep inspiring ya mbak
- Masyaa Allah.. tetaplah kuat dan tetap jadi inspirasi dalam segala keterbatasanmu ya Monik.. Barakallah
- MasyaAllah, smg Allah beri kebaikan dan kemudahan pd setiap ujian yg mba lewati.
Tulisan2nya selalu bisa jd pengingat utk bersyukur dan bersabar.
La ba sa thohuurun insyaAllah.
- Alhamdulillah semoga semakin membaik ya teh Monik
Sy yg mungkin sakit yg tdk seberapa dibanding teh Monik pun seringkali saat sakit, teringat hal2 kecil yg mungkin kita take it for granted.. seperti memasak untuk anak2..
Hal sederhana seperti bisa menikmati makanan sj rasanya sudah alhamdulillah..
Teringat kalau pas selera makan hilang..
Pelukk jauh ya teh..
- Berkaca-kaca aku bacanya. Semoga Allah selalu ridho dan memberkahi Monik sekeluarga. #peluuuukkkk
Semoga Alloh segera mnyembuhkan dan selalu menguatkan mba monik dan keluarga….tulisannya selalu mngingatkan utk terus bersyukur dr hal kecil dikeseharian kita
– Syafakillah ya, Mon. makasih udah bersabar banget….bertahan kuat
banget…
Kangen elo, Mon
- Sesek napas saya bacanya.. bahagia selalu mba monik..
masyaAllah….terima kasih sharing ceritanya teteh, sangat menyentuh hati.
Semoga Allah menjaga teteh sekeluarga. Aamiin
- Masyallah mbk monik Fatimah Berliana Monika Purba sampai keluar air mata,semoga segera pulih dan sehat terus mbk, insyaallah menjadi penggugur dosa aamiin ya rabb
- Spechless.. Setiap kali mengikuti tulisan mba dari beberapa tahun lalu..Maa syaa Allah..
Mba monik kuat banget.. Walaupun makin berat, Semoga semua yang terlewati menjadi ladang pahala buat mba sekeluarga..
Makasih sudah selalu mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dalam setiap keadaan.
- Mbaaaa… Finally i can cry it out… Akhir2 ini merasakan sesak di dada, dan blm bisa menangis. Ga bisa release…
Membaca postingan mba monik ini ga terasa air mata meleleh begitu saja, tak terbendung…
Peluk erat dari jauh mba… Terima kasih, terima kasih, terima kasih. Jazakillahu khairan.
- Syafakilah mbak Monik thahuurun insya Allah! Ah kebayang banget mbak, tetap semangat! Peluuuuk
Masyaallah tabarakallah,
Sehat selalu ya teh Fatimah Berliana Monika Purba. Semoga Allah selalu menjaga teteh, memberikan kesehatan yang paripurna tiap waktu.
Terharu rasanya, hanya dengan tulisan, aku bisa merasakan kebahagiaan itu teh.
Semoga Allah melimpahkan kebahagiaan untuk teteh sekeluarga. Aamiin allahumma aamiin
- Senang bacanya. Tetap kuat dan semangat namboru
- Peluuukkk mb Monik. Trims inspirasi paginya mb sayang . Sehat terus ya Mb..
- Sehat2 terus ceceu sayang
- Semangat selalu teh Monik. Kami di sini mendukungmu
- Sending virtual hug.
Meski ga kenal mba Monik, Terima kasih untuk semua tulisannya.
Semoga mba Monik dan keluarga sehat selalu
- mba aku bacanya sambil nangis … doa terbaik buat mba monik … lekas sembuh afiat kembali ya mba
Syafakillah teh Monik.
- Wanita setrooong. In syaa Alloh atas izin Alloh, teh Monik selalu kuat. Peluk teh Monik dari Bekasi
- Selalu banyak pelajaran dari mbak monik. Mulai dari guru PerASIan pertamaku sampe skrg slalu suka baca tulisan mbak monik… Barakallahufiik mbak monik
Smg slalu Allah mudahkan semua urusannya
- Mbaaak, aku langsung pengen peluuuk speechless. Semoga Allah permudah segala urusan mbak monik dan keluarga
- Ma syaa Allah..tabarakallah mbak Fatimah Berliana Monika Purba..jazakillah sudah berbagi cerita ini..menjadi reminder buat sy utk lbh bersyukur, lbh berbuat, lbh bermanfaat bagi keluarga dan org lain selama Allah SWT msh sehatkan jiwa dan raga kita..
Semangat sehat ya mbak
- thank you atas reminder untuk selalu bersyukur dan terus menemukan kebahagiaan, sekecil apapun.
sehat terus yaaa.. terus jadi berkah buat banyak orang
- syafakillah ceu, makasih sudah membuat aku tersadar untuk selalu bersyukur atas apa yg telah Allah berikan
- Merinding tak kuat membayangkan betapa sakitnya tapi ikut bahagia membaca cerita kalo mbk Fatimah Berliana Monika Purba begitu kuat dl menjalani ujian…ah entahlah perasaanku campur aduk dan bingung harus berkomentar apa
- Maa syaa Allah
Auto mbrebes mili
- Masya Allah..ga kerasa tiba” keluar air mata..peluk cium Bunda Fatimah Berliana Monika Purba tetap semangat
- Semoga semakin hari semakin pulih, sehat dan ceria seperti semula, Mbak Monika.
- Beberapa kali mengikuti tulisan Mbak Monik, baru “ngeh” dengan kondisi Mbak. Tulisan yang mengingatkan saya untuk selalu bersyukur atas semua pembagian Allah. Terimakasih, Mbak, selalu berbagi inspirasi kehidupan
- syafakillah mbak biarpun begitu keadaanya masih bisa memberi manfaat untuk org lain melalui tulisan mbak…
- MasyaAllah..mbak, sy tidak mengenal mbak, tp dari tulisan ini sy ikut merasakan betapa sakitnya yg mbak lalui, kesabaran berlapis yg mbk dan keluarga hadapi selama bertahun tahun.
semoga sakitnya mbak menjadi penggugur dosa selama ini, semoga kami yang sehat ini mengambil pelajaran tentang rasa bersyukur akan nikmat sehat yang didapat saat ini..Barrakallah mbk tetap semangat, kutunggu ceritamu selanjutnya …
- Mbaaak tulisan ini langsung bikin sy bersyukur akan banyak hal. Trimaksiiih untuk tulisan bagus ini. La ba’sa thohurun insyaa Allah..
Semoga mba dan keluarga senantiasa dalam lindungan Allah..
- ya Allah mbk… Speechless aq.. Tetap semangat dan lekas sehat.. Biar bs menebar kebaikan dalam tulisan.. Peluk dr aq di Lamongan..
- Terharu mbak… Hiks
Baarokallohu fiik.. Love love
- Alhamdulillah syafaakillah syifaan ‘aajilan laa ba’tsa thohuurun insya Allah
mbak wanita yg kuat dan sabar MaasyaaAllah
jazakillah khairan telah menebar semangat dan inspirasi mbak..baarakallah fiik wa ahlik
- Barakallahu fiik mbak monik, membaca ini rasanya sakit flu berat saya tidak ada apa-apanya dengan kondisi mbak. Semoga Allah menjaga keluarga mbak.
- Syafakillah bunda…banyak belajar dari bunda monika… Mulai dr buku menyusui hingga pelajaran hidup lain sebagai seorang ibu dan istri. We love u…
- Laa ba’sa thohuurun insya Allah mbaa
Jazakillah Khair selalu berbagi hikmah dengan cara yg sangat lembut
- Mataku selalu berair kalau baca post nya mbak Fatimah Berliana Monika Purba.
Semangat selalu ya Mba.. Terimakasih untuk ceritanya yg selalu memberikan pelajaran dan inspirasi untuk jd org yg lebih baik lagi.
MasyaAllah
- Alhamdulillah..semoga di rumah bisa lebih nyaman ya teh..maaf juga nih tadi malem gangguin teteh, tapi makasih banget buat edukasinya semalam
- Mashaa Allah…tabarakallah mba monik. Selalu terinspirasi dgn tulisan2 mba monik.
Syafaakillah mba sayang
- Syafakillah mba Monik…. saya baca tulisan ini campur aduk, antara ikut sangat bahagia dan ikut merasakan juga betapa beratnya. Tapi gapapa ya mba Monik. Semoga Allah kuatkan mba Monik dan keluarga. Semoga Allah ganti ujian ini dengan hadiah yang luar biasa nanti.
Mohon ma’af kalo boleh tau penyakit ini mulai kapan ter deteksi mba? Apakah sering mengalami pendarahan juga bisa jadi tanda awal? Karena saya waktu gadis pernah mengalami pendarahan hebat juga, dan sampe sekarang kadang kambuh juga…
- Auto mewek Mbak Fatimah Berliana Monika Purba ….
Terimakasih untuk inspirasinya.
Lekas sehat, biar bisa bikin kopi tiap pagi ya….
- Masyaallah…
Syafakillah mbaa..
TERHARUUUU bgt baca ini, tetap semangat, tetap sabar, tetap meminta pada Allah semoga kesembuhan diberikan untuk Mba ya.. Tetap Kuat mba!!!!!
7 Responses
https://shorturl.fm/8xK91
https://shorturl.fm/6SSL0
Your audience, your profits—become an affiliate today!
Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me. https://accounts.binance.com/ro/register-person?ref=HX1JLA6Z
Refer customers, collect commissions—join our affiliate program!
Boost your earnings effortlessly—become our affiliate!
Partner with us for generous payouts—sign up today!