Bogor, 14 Juli 2025
Apa itu Parenting (Pola Asuh) ?
Dulu aku mengira jadi orang itu ya alamiah saja. Semua Ayah & Ibu pasti mudah menjalankan perannya. Tapi ternyata, tidak semudah itu kawan 😅
Aku sendiri yg dikaruniai anak spesial baru menyadari saat itu aku tertinggal banyak dalam hal belajar untuk menjadi seorang Ibu. Alhamdulillah aku bertemu berbagai komunitas parenting , juga psikolog anak yg membersamai proses belajar nya aku sebagai seorang Ibu. Seiring jaman berkembang, berdiri komunitas-komunitas yang serius menekankan pentingnya belajar menjadi orang tua seperti Institut Ibu Profesional (IIP), Komunitas Ayah ASI (walaupun lebih spesifik membahas soal ASI tapi para Bapak-Bapak muda keren ini juga membahas hal-hal lain selain ASI yang terkait dengan supporting istri & pengasuhan anak), dan komunitas-komunitas lainnya yang tidak ada di jaman aku melahirkan kedua putraku.
Percayalah, walau anak pertamaku sekarang berusia 18 thn & yg kedua berusia 16 thn, aku masih struggle untuk terus belajar menjadi orang tua yg bisa belajar berkembang bersama mereka , sesuai fitrah mereka, keunikan mereka masing-masing yg kepribadiannya bertolak belakang , dll.
Apa sih pengertian parenting / bahasa Indonesia simpelnya pola asuh ?
Aku mengutip beberapa penjelasan para ahli dalam & luar negeri ya (sebenarnya buanyak banget para ahli yang mendefinisikan apa itu parenting).
- Hetherington dan Whiting:
Parenting adalah proses interaksi total antara orang tua dan anak, termasuk pemeliharaan, pemberian makan, kebersihan, perlindungan, dan sosialisasi anak dengan lingkungan sekitar. - Kohn:
Pola asuh adalah sikap orang tua dalam hubungannya dengan anak, yang tercermin dalam cara orang tua memberikan peraturan, hadiah, perhatian, dan respon terhadap keinginan anak. - Panghela et al.:
Parenting atau pengasuhan dapat didefinisikan sebagai suatu kegiatan yang dilakukan oleh orang tua untuk memastikan kelangsungan hidup dan tumbuh kembang anaknya. - Brooks:
Parenting adalah proses mendampingi dan membimbing anak dalam setiap tahapan perkembangannya.
Jadi bisa disimpulkan secara umum parenting / pola asuh mencakup beberapa aspek seperti :
- Memenuhi kebutuhan dasar anak yaitu : makanan, tempat tinggal, pakaian, dan perawatan kesehatan.
- Pengembangan keterampilan sosial dan emosional: Membantu anak belajar berinteraksi dengan orang lain, mengelola emosi, dan mengembangkan empati.
- Pendidikan dan pembentukan karakter: Mengajarkan nilai-nilai moral, etika, dan keterampilan yang dibutuhkan anak untuk menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab.
- Perlindungan dan keamanan: Menjaga anak dari bahaya fisik dan emosional.
- Pemberian dukungan dan kasih sayang: Menciptakan lingkungan yang aman dan suportif bagi anak untuk tumbuh dan berkembang.
Kalau dibaca dari list di atas sepertinya berat banget ya, belum lagi yang utama adalah mengajarkan nilai-nilai agama sejak dini.
Dulu waktu aku hamil anak pertama internet sangatlah sulit diakses dan aku tinggal di desa antah berantah yang tidak ada di peta, jadilah aku belajar berbagai hal mengenai pengasuhan bayi – anak melalui buku-buku, banyaknya buku-buku dari penulis-penulis terkenal luar negeri seperti buku-bukunya pasangan dr Sears. Karena saat itu buku-buku mengenai ASI, menyusui, kesehatan anak, pengasuhan anak yang ditulis oleh penulis Indonesia sepertinya sedikit sekali jadilah aku mesti beli buku-buku impor yang sudah jelas kredibilitasnya.
Aku sendiri bersyukur hingga saat ini bisa mendampingi perkembangan kedua putraku hampir setiap waktunya.
Tidak sedikit yang bertanya : Bagaimana sih tipsnya membesarkan kedua putra hingga jadi putra yang soleh, hebat2 dan akur, tidak pernah berantem ? Sebelumnya untuk menjauhkan diri dari niat riya, sombong, aku berucap kepada Allah Ta’ala : MasyaAllah Alhamdulillah dikaruniai kedua putra yang saat ini sehat walafiat dengan segala kelebihan dan kekurangannya dan aku masih diberi kesempatan mendampingi mereka.
Semoga di tulisan-tulisan di bagian Parenting ini aku bisa bercerita mengenai aku dan kedua putraku yang mungkin secara tidak langsung akan bisa menjawab pertanyaan teman-teman tadi ya… InsyaAllah …
3 Responses
I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.
Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?
Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.