Ketika Bayi Tidak Bisa Menyusu Langsung Maka Pilihan Pemberian ASIperah / P-ASI (SuFor) Bisa Melalui Cup / Sloki / Gelas Mini

Bogor, 18 September 2025, diambil dari Laman Facebook ku 16 Maret 2021

Beberapa waktu lalu saya dihubungi seorang Konselor Menyusui yg resah mengenai anjuran pemakaian  Botol Dot di sebuah komunitas. Tak lama berselang teman saya yg berprofesi sebagai dokter & Konsultan Laktasi (IBCLC) juga resah dengan faskes & dr anak di tempatnya bekerja yg pro pemakaian botol dot.

Tulisan singkat saya kali ini bukan untuk memicu another Mom War ya… Hanya berusaha meng Edukasi bahwa bila Ibu mau belajar & punya support system yg baik maka saat bayi Belum / Tidak bisa Menyusu Langsung bisa menggunakan alternatif media lain selain botol dot yaitu Cup (bisa Cup Feeder) / Sloki / Gelas kecil terutama untuk bayi yg lebih besar yg jumlah minum ASI / P-ASI nya lebih banyak yg sulit bila menggunakan sendok.

Pro kontra apakah pemakaian botol dot menyebabkan bingung puting/tidak, tidak saya ulas di sini. Yg pasti di perjalanan saya sebagai Konselor Menyusui sejak 2010 & La Leche League (LLL) Leader sejak 2013, tak terhitung kasus bayi bingung puting yg sejak awal kelahiran diberikan botol dot & empeng. Re-laktasi, frustasi hingga kebahagiaan untuk kasus berhasil sudah kenyang saya alami bersama para Ibu tersebut.

Organisasi tempat saya bekerja -sosial- La Leche League pun mengEdukasi kenapa pemakaian Cup ini disarankan. Terutama untuk area yg sanitasi & akses air bersih yg sulit, pemakaian botol bisa berbahaya. Cup sangat mudah dibersihkan dan tidak perlu disteril ini itu. Di situasi emergency bisa memakai Cup sekali pakai.

Untuk jangka panjang saya pernah menulis efek samping pemakaian botol dot, salah satunya untuk perkembangan rahang & gigi geligi anak.

Apakah Cup feeding bisa dilakukan untuk bayi2 usia kecil (<4 bln) ? Tentu bisa dengan berlatih bersama Konselor Menyusui , Suami & yg akan membantu mengasuh bayi. Mesti kompak ya dan jangan cepat menyerah saat tumpah2 di awal. Ini contoh video  nya :

Jadi, bekali ilmu ilmu dan ilmu Sebelum Ibu Melahirkan.

Tambahan bacaan dari WHO :

https://www.who.int/…/review…/cup-feeding-infants/en

Happy Breastfeeding

F.B. Monika

Konselor Menyusui

La Leche League (LLL) International Leader

Penulis “Buku Pintar ASI & Menyusui”

Beberapa komentar yang masuk :

  • betul mbak pas bayi saya lahir terus harus disinar karena bilirubinnya 14 dan saya menyerahkan asip pertama ke ruang nicu. saya liat perawat nicu juga ngasih nya pakai cup feeder
  • Dulu pas Kirana di NICU, bayi2 kecil itu disuapin pakai cup feeder 😍
  • Waktu keponakan saya berumur 5 bulan, mamanya ranap krn usus buntu. Wah, itu pertama kali saya kasih asip pake gelas, dan babynya langsung bisa, langsung mau. Pertama coba eh langsung mau anaknya. Haru skali waktu itu.
  • Saya waktu lahiran anak pertama d RS pemerintah malah ditanya bidannya, “ibu..kr asinya belum keluar dan anaknya masih di ruang NICU, anaknya mau sufor atau donor ASI? “

Dan saya pilih pergi sendiri menyusui bayi saya setiap 2 jam sekali dg bantuan kursi roda.

  • Pas saya lahiran anak k2 palah di saranin pake dot sama perawatnya. Alhasil ya begitu. Bingung puting. Dan buat nglepasinya itu bikin saya pusing. Udh mah baru lahir di perina. Tiga hari di rumah di rawat gara” bilirubin tinggi. Jadi selama 2minggu dia nggak kenal puting. Karna di pikir” lama” repot, musti pompa dan steril. Akhirnya saya konsultasi, awalnya di suruh pake pipet, dan nggak berhasil. Malahan pake sendok yg berhasil. 4hari pertama si baby kaya nyari dot.

Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kekuatan Pelukan

Kekuatan Pelukan

Bogor, 14 Oktober 2025 diambil dari Laman Facebookku 27 November 2019 Kemarin saat bedrest sempat…

BAHAYA MP-ASI DINI (MP-ASI = Makanan Pendamping ASI) Bogor, 14 Oktober 2025 , diambil dari…

Trending